![]() |
| Front Pelopor membeberkan fakta bahwa Jokowi telah mengirim proposal referendum Papua ke Australia dalam pemaparan di depan pimpinan DPR RI./*ist |
Jakarta,
PacePapushare – Muncul isu adanya proposal referendum Papua yang dikirim
pemerintah Australia dan proposal itu sudah dibahas sebuah konferensi di
Melbourne, Australia tak ayal mengagetkan kalanga DPR RI.
DPR akan
mempelajarinya termasuk pernyataan Gubernur Kalimantan Barat Cornelis yang akan
memisahkan diri dengan NKRI.
“Soal isu proposal
referendum Papua itu masalah yang sangat sensitif. Kalau benar tentu sangat
mengejutkan kita semua. Makanya DPR akan mempelajarinya lebih lanjut,” kata
Wakil Ketua DPR Fadli Zon di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (09/10/2014) ketika
menerima Front Pelopor yang dipimpin Rachmawati Soekarnoputri dan Sri Bintang
Pamungkas serta Progres 98.
Soal isu proposal
referendum Papua itu dibeberkan dalam Sri Bintang Pamungkas saat menyampaikan
petisi rakyat kepada Wakil Ketua DPR.
Sri Bintang
mengatakan pada tanggal 18-19 September 2014 lalu ada rapat atau konferensi di
Melbourne, Australia sebagaimana halnya menjelang Timor Timur merdeka dari
Indonesia.
“Sebagai pembicara
dalam konferensi itu ada Kiki Syahnarki, seorang mayor jenderal, Kin Siburi
dari King University Melbourne. Bahwa Jokowi telah mengirim proposal referendum
Papua, dan kalau terjadi krisis seperti di Timtim, Australia siap masuk,” kata
Sri Bintang.@salsa
Sumber : JURNAL3.COM

Channel News Papua. Under the auspices of PT. Papua Media. The network paper blog news from the land of Papua.
Tidak ada komentar
Posting Komentar