|
Jayapura, Pacepapushare - Tim Kerja
Dalam Negeri, Unit Liberation Movement West Papua (ULMWP), Tuan Markus Haluk,
mengatakan, meskipun papan nama ULMWP sebagai papan nama Kantor
ULMWP di Wamena dicopot, tetapi aktivitas orang tua di wamena berjalan seperti
biasa dan kami juga akan memperjuangkan dan bergerak untuk ULMWP semata-mata
menyelesaikan persoalan papua secara damai dan bermartabat.
“pemerintah Indonesia, selama 54
tahun telah menyangkal terhadap orang Papua bahwa tidak ada tuntutan
kemerdakaan Papua. Kami mau bicara pada siapa. ULMWP hadir untuk ini dan
faktanya sudah ada,”kata Tim Kerja Dalam Negeri Markus Haluk, Kepada
kabarmapegaa.com, Sabtu, (20/02).
Kata Markus, dalam berbagai kongres
pertama, kongres kedua tahun 2000 dilakukan, Tim seratus dibentuk
terhadap Prisen B.J. Habibi, dan kongres ketiga dilakukan di Gor dan semua
moment menutut untuk menyatakan kemerdakaan. Itu fakta, dan sekarang ini, fakta
ULMWP ada ini,”katanya.
“Sekarang ULMWP hadir di lapangan.
Pemerintah tidak bisah gegabah. Seperti di zaman Otoriter, Orde baru, zamn
militerlistik, lalu sepihak menyatakan mencopot atau menutup kantor
ULMWP di Wamena lagi. Hal-hal seperti ini justru tidak bisa menyelesaikan
masalah,”pungkasnya.
Lanjutnya, selama 54 tahun, 12- 14
operasi dilakukan untuk membunuh ideologi Papua Merdeka. Tapi faktanya tidak
ada. Tuntutan itu, justru setelah 54 tahun perjuangan Rakyat Papua diakuai
dalam MSG dan dalam PIF,”pungkas Manta Sekjen AMPTPI pusat.
Hal itu, kata Haluk, dalam sidang
Umum PBB di New York perdana Mentri Manase Seguavaro dan Ketua MSG melaporkan
kepada Majelis Umum bahwa dalam wadah MSG telah menerima ULMWP sebagai
Observer/pengamat di dimata dunia,”ungkapnya.
“Jadi, tidak bisa disangka secara
sepihak. Karena itu, langkah yang bijak da arif ialah
Jakarta dapat hadir dan sadar bahwa hal yang dilakukan dari rakyat Papua adalah
realita dan mengedepankan cara-cara secara martabat,”bebernya
Haluk mengaharapakan tiap orang Papua
jangan menunggu. Tetapi terus berkontribusi demi menyelamatkan orang
Papua,”pungkasnya.
Perlu diketahui, kantor ULMWP akan
dibangun di beberapa tempat di Negara MSG dan di dalam Negeri, antara lain:
Fak-Fak sejak tahun lalu dan Wamena telah diresmikan.
(Alexander Gobai/KM)
Sumber
: kabarmegapa.com
Channel News Papua. Under the auspices of PT. Papua Media. The network paper blog news from the land of Papua.
Tidak ada komentar
Posting Komentar