![]() |
| (Keterangan foto: Salah satu lokasi keramat milik warga Fakfak yang telah berhasil diterobos oleh informan Tim Ekspedisi NKRI belum lama ini) |
Berdasarkan
informasi yang diperoleh dari jaringan WPNCL di Fakfak, sejak kehadiran Tim
Ekspedisi NKRI terdapat beberapa aktivitas dan isu yang meresahkan warga
seperti:
1. Mendata dan mengidentifikasi semua jenis makanan yang dikonsumsi oleh warga;
2. Mendata semua kebun dan jenis tanaman yang ditanami oleh warga;
3. Mengidentifikasi semua jenis pohon yang terdapat dalam dusun dan hutan sekitar kampung;
4. Melakukan penetrasi ke tempat-tempat keramat dan sakral milik warga;
5. Melarang warga melakukan aktivitas di luar radius 500 meter dari kampung;
6. Tersebarnya isu "potong leher", sehingga warga takut ke hutan atau beraktivitas di malam hari;
7. Ditemukan orang-orang misterius yang menggunakan kendaraan roda dua atau roda empat, dan sering berlalu-lalang pada malam hari di sekitaran kampung.
1. Mendata dan mengidentifikasi semua jenis makanan yang dikonsumsi oleh warga;
2. Mendata semua kebun dan jenis tanaman yang ditanami oleh warga;
3. Mengidentifikasi semua jenis pohon yang terdapat dalam dusun dan hutan sekitar kampung;
4. Melakukan penetrasi ke tempat-tempat keramat dan sakral milik warga;
5. Melarang warga melakukan aktivitas di luar radius 500 meter dari kampung;
6. Tersebarnya isu "potong leher", sehingga warga takut ke hutan atau beraktivitas di malam hari;
7. Ditemukan orang-orang misterius yang menggunakan kendaraan roda dua atau roda empat, dan sering berlalu-lalang pada malam hari di sekitaran kampung.
Melalui
informasi ini, kami ingin menghimbau agar rakyat Papua Barat meningkatkan
kewaspadaan dan menghindari kerja sama dengan Tim Ekspedisi NKRI. Diduga
aktivitas tim Ekspedisi NKRI akan menjadi sumber informasi penting bagi militer
Indonesia, ketika mereka melakukan Operasi militer secara massif di Tanah
Papua. Mohon sebarluaskan informasi ini, demi keamanan kita bersama. (PS)

Channel News Papua. Under the auspices of PT. Papua Media. The network paper blog news from the land of Papua.
Tidak ada komentar
Posting Komentar