Responsive Ad Slot

Latest

latest

Indonesia Menjadi Budak Ekonomi AS, Orang Papua Jadi Korban

15 Agustus 2016

/ by Wamu Jr.
Masa aksi rakyat Papua menolak New York Agreement, 15 Agustus 1962, dimediasi KNPB (15/08) di Jayapura- foto/Viktor Yeimo
PacePapushare - New York Agreement, 15 Agustus 1962 adalah sejarah dimana Indonesia untuk pertama kali terjebak dalam konspirasi ekonomi politik imperialisme Amerika Serikat. AS selain berhasil mengatur transfer administrasi teritori West Papua dari tangan kolonial belanda ke kolonial Indonesia, ia juga berhasil menjebak Indonesia menjadi budak ekonomi AS melalui penanaman modal asing agar Freeport McMoran, perusahaan milik AS merampok Sumber Daya Alam (SDA) di West Papua. Hari ini ketika rakyat West Papua tolak perjanjian ini, budak-budak imperialis AS, TNI dan Polri telah menunjukkan kesetiaannya pada AS dengan memblokade, menembak dan mengintimidasi massa aksi damai rakyat yang dimediasi KNPB. Hal ini disampaikan Viktor Yaimo dalam statusnya menanggapi demontrasi yang terjadi hari ini (15/08) di Jayapura.

Lanjutnya lagi, Kami tidak kendor, bahkan mundur. Kami maju dan sampaikan secara bermartabat, menuntut AS, Indonesia dan Belanda segera bertanggung jawab atas 54 tahun pendudukan, perampokan, dan penjajahan bangsa Papua. Kami tunjukkan, tanpa ragu dan takut, bahwa kami siap menentukan nasib kami sendiri, yakni bebas dari kolonialisme Indonesia, dan imperialisme Amerika Serikat. Disini, diatas tanah kami. Ko siapa jadi! seruhnya.

Demontrasi rakyat Papua hari ini, dibubarkan secara paksa, satu orang ditembak dan ratusan lainnya ditangkap dan diarahkan ke Polresta Jayapura oleh aparat.

Selain ratusan yang ditangkap dan satu orang ditembak, sampai saat ini tercatat tiga korban akibat aksi demonstrasi yang berujung pengejaran oleh aparat keamanan. Nope Kiwap, kepalanya sobek terserempet peluru karet. Kemudian Berina Magai yang memar kepalanya. Lalu Bayaem Keroman yang juga mengaku kena pukulan aparat keamanan, dilansir jubi.

Sebelum tejadi penembakan, kekerasan dan penangkapan masal tersebut, sempat ada pesan singkat oleh komisi I DPR Papua kepada Kapolda Papua bahwa "Selamat siang Pak Kapolda Papua ! Dengan penuh hormat, kami komisi I DPR Papua meminta harap agar masa aksi KNPB tanggal 15 Agustus yang di hadang kepolisian di berbagai titik jalan agar dibebaskan. Kami harap kepolisian tidak melakukan tindakan berlebihan terhadap masa aksi, seperti bersifat represif dll. Biarkan mereka datang ke DPR Papua. Disini kita bicara bukan pro Papua Merdeka atau NKRI harga mati, ini demi kemanusiaan dan hak warga negara berdemokrasi.  Terima kasih, Komisi I DPRP Laurenzus Kadepa". dipublis tabloid-wani. [AN]
( Hide )
  1. saya ibu irma seorang TKI DI SINGAPURA
    pengen pulang ke indo tapi gak ada ongkos
    sempat saya putus asah apalagi dengan keadaan susah
    gaji suami itupun buat makan sedangkan hutang banyak
    kebetulan saya buka-bukan internet mendapatkan
    nomor MBAH SERO katanya bisa bantu orang melunasi hutang
    melalui jalan TOGEL dengan keadaan susah terpaksa saya
    hubungi dan minta angka bocoran SINGAPURA
    angka yang di berikan 4D yaitu 6377 TGL 01-09-2016
    ternyata betul-betul tembus 100% alhamdulillah dapat Rp.250.juta
    bagi saudarah-saudara di indo mau di luar negeri
    apabila punya masalah hutang sudah lama belum lunas
    jangan putus asah beliau bisa membantu meringankan masalah
    ini nomor hp -> (-082-370-357-999-) MBAH SERO
    demikian kisah nyata dari saya tampah rekayasa
    atau silahkan buktikan sendiri..

    BalasHapus

Don't Miss
© all rights reserved
made with by templateszoo