![]() |
| Menteri Pertahanan Mark Mitchell dan rekannya dari Indonesia, Ryamizard Ryacudu menandatangani Pernyataan Bersama tentang Hubungan Pertahanan di Jakarta. Foto: Disediakan |
Para menteri menandatangani sebuah Pernyataan Bersama tentang Hubungan Pertahanan pada hari Rabu di sebuah pertemuan di Jakarta.
Pernyataan tersebut mengidentifikasi berbagai bidang untuk lebih memperkuat kemitraan pertahanan antara Selandia Baru dan Indonesia.
Mereka termasuk latihan militer gabungan, sharing intelijen, bantuan darurat dan kunjungan pelatihan.
Menteri Pertahanan Selandia Baru Mark Mitchell mengatakan bahwa Indonesia memainkan peran mendasar dalam mendukung keamanan di kawasan Asia Pasifik.
Pernyataan bersama yang dikeluarkan oleh kedua pemerintah setelah pertemuan tersebut tidak menyebutkan ketidakstabilan di wilayah Indonesia di Papua, yang dikenal luas sebagai Papua Barat.
Kelompok advokasi Papua yang berbasis di Selandia Baru, dan sekitar selusin anggota parlemen, telah mendesak pemerintah untuk mendorong Jakarta untuk berbuat lebih banyak tentang menahan pasukan keamanan di wilayah tersebut untuk menjelaskan pelanggaran hak asasi manusia yang dilaporkan.
Konflik telah merebak di Papua sejak penggabungan kontroversialnya ke Indonesa di tahun 1960an. [RNZ/MF]

Channel News Papua. Under the auspices of PT. Papua Media. The network paper blog news from the land of Papua.
Tidak ada komentar
Posting Komentar