![]() |
| Demo aksi menuntut pelanggaran HAM yang terjadi di Papua. |
Dan setelah sandiwara aparat Indonesia, warga Papua dan peduli kemanusiaan dan hak asasi manusia terus melakukan aksi demo untuk Freeport di tutup, karena Freeport diklaim penyebab kekerasan dan pembunuhan terhadap hak ulayat (pemilik tanah Papua, Orang Papua) namun media pada kemana sekarang tentang aksi tutup Freeport?
Viktor Yeimo menyatakan Aksi tutup Freeport, dengan sadar terus berlangsung. Beberapa waktu terakhir, sengaja media Indonesia tidak lagi meliput aksi tutup Freeport yang dilancarkan rakyat sipil maupun militer Papua Barat, di Nemangkawi, Tembagapura.
Dan Tentara Pembebasan Papua Barat (TPNPB) sesuai janjinya masih terus melancarkan serangan, agar Freeport tidak beroperasi, serangan masih berlangsung. Tanggal 11 dan 12 Desember 2017, di sepanjang mile 60-61, bus karyawan maupun TNI-Polri diberondong senjata.
TPNPB jelas, tujuannya agar tidak boleh lagi ada aktivitas penambangan perusahaan milik kolonial Indonesia dan imperialis Amerika Serikat itu, dan aksi militer TPNPB ini masih bertahan hingga melewati satu bulan lebih, kata Viktor.

Channel News Papua. Under the auspices of PT. Papua Media. The network paper blog news from the land of Papua.
Tidak ada komentar
Posting Komentar